Pemkot Kupang Dukung Prosesi Paskah Oikumene 2025

paskah oikjumene
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, Rabu (5/3/2025), menerima Panitia Paskah Oikumene Pemuda GMIT 2025

Selain itu ia juga menyoroti aspek kebersihan selama kegiatan berlangsung. Serena  mengusulkan agar sampah yang dikumpulkan selama acara dapat disalurkan ke bank sampah, sehingga selain menjaga kebersihan kota, sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Sementara itu, Ketua Panitia Prosesi Paskah Oikumene Pemuda GMIT 2025, Yeskiel Loudoe, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Ia berharap pemerintah dapat berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan prosesi ini.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Kami berharap Pemerintah Kota Kupang tidak sekadar mendukung, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan ini. Apalagi, prosesi ini melibatkan banyak klasis dari seluruh NTT, sehingga akan menjadi momen besar bagi Kota Kupang,” ungkap Yeskiel.

Sekretaris Panitia, Andre Otta, menjelaskan bahwa konsep rute prosesi akan mempertimbangkan unsur toleransi antarumat beragama. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menjadikan Gereja Kota Kupang sebagai titik akhir, dengan momentum lilin menyala bersamaan dengan waktu Salat Isya dan lonceng gereja berbunyi.

Selain aspek religius dan sosial, panitia juga menyoroti dampak ekonomi kegiatan ini bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Andre Otta menambahkan bahwa panitia telah mempertimbangkan lokasi Expo UMKM agar lebih strategis dan dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, semangat kebangkitan Paskah juga tercermin dalam kebangkitan ekonomi masyarakat Kota Kupang,” ujar Andre.

Pos terkait