PAPPRI sebagai wadah yang membawahi seluruh artis dan pencipta lagu semua genre musik mulai dari lagu jazz, reggae sampai dengan dangdutan dan sebagainya juga menurutnya perlu terlibat.
Pemkot Kupang juga akan membangun komunikasi dengan para pengelola hotel agar talenta-talenta muda yang sudah tampil di taman-taman, agar bisa membantu promosi, memperkenalkan anak-anak muda Kota Kupang sebagai orang yang berpotensi dan memiliki bakat yang luar biasa.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, yang turut hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah imbauan terkait kamtibmas. Dia mengajak warga Kota Kupang untuk menjadikan taman-taman yang sudah dibangun sebagai tempat berlibur, rekreasi dan refreshing keluarga tanpa rasa khawatir.
Diakuinya beberapa waktu lalu pihak kepolisian menemukan beberapa taman dijadikan sebagai tempat sejumlah oknum untuk berkumpul mengonsumsi minuman keras sehingga kenyamanan masyarakat di sekitarnya menjadi terganggu.
Rishian berharap warga Kota Kupang mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan disiplin dan mematuhi peraturan-peraturan hukum yang berlaku.
“Mari kita biasakan diri kita untuk selalu hidup bersih dan tertib,” ajak Rishian.
Karena, menurutnya, salah satu faktor penting dari sebuah proses pembangunan adalah terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat. Daerah yang aman dan tertib pasti pembangunannya akan berjalan dengan pesat, tetapi sebaliknya apabila daerah tersebut tidak aman maka pembangunan akan berjalan lambat, bahkan mustahil untuk berkembang menjadi kota yang lebih maju. (pkp_nyg)







