Melalui gerakan Pramuka ini dapat dijadikan sebagai tempat dilahirkan calon-calon pemimpin bangsa di masa depan karena gerakan Pramuka membentuk manusia-manusia Pancasila yang tangguh hebat, mulia dan inovatif.
“Gerakan Pramuka yang menekankan pendidikan dan pembentukan karakter berperan sangat penting. Beberapa waktu belakangan ini terjadi permasalahan yang cukup kritis dalam kehidupan bermasyarakat seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, masih banyak yang sikap intoleransi hingga penggunaan media sosial yang dipenuhi ujaran kebencian, kabar bohong dan pornografi masih kerap terjadi yang dapat memecah belahkan bangsa dan mengancam keutuhan NKRI yang harus ditanggulangi bersama-sama dalam membentuk generasi muda Indonesia yang rela menolong dan tabah cinta tanah air,” ungkap Herman.
Herman juga mengaku bahwa yang menjadi kendala utama di lingkup SMPN 10 Borong di antaranya ruang kelas yang terbatas sebab hal ini merupakan fasilitas penunjang dalam mendukung sistem pendidikan di lembaga ini.
Oleh karenanya respon dari pihak terkait dalam hal ini Dinas PPO Kabupaten Manggarai Timur sangat diharapkan. Sebab saat ini SMPN 10 Borong memiliki lima rombongan belajar dengan 3 ruang belajar milik SMPN 10 dan dua ruang belajar meminjam ruangan dari SDK Balus. (adi)







