Renungan Harian Senin, 10 Maret : Sama Melihat, Beda Sikap (Matius 25:31-46)

IMG 20250303 WA0007

Oleh Pater Kons Beo, SVD

Bacaan I Imamat 19:1-2. 11-18

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Mazmur Tanggapan (Mzm 19:8.9.10.15)
Ref: “SabdaMu, ya Tuhan, adalah roh dan kehidupan”
Injil Matius 25: 31 – 46

“Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau…..?” (Domine, quando te vidimus….?)

 

Kawan ku….
Sepasang mata punya kita ini memang teramat penting. Agar kita dapat melihat. Untuk dapat memantau gerak kehidupan dunia.

Namun, kawan ku…
Ini bukan sekedar melihat demi menambah khazana pengetahuan. Bukan pula sekedar memandang demi puaskan hasrat dan kerinduan. Bukan!

Kawan ku…
Kita melihat agar darinya lahirlah pilihan sikap yang benar. Agar terbitlah rasa kepedulian yang berujung pada amal…

Kawan ku…
Tuhan lukiskan bahwa ada sesama ‘yang lapar, yang haus, yang nyata hadir sebagai orang asing, yang telanjang, yang sakit, yang ada di penjara..’ itulah wajah bumi yang terluka. Yang alami keperihan nasib.

Kawan ku….
Kau tergugah hati untuk masuk dalam tindak penuh kepedulian? Untuk berbuat sesuatu? Untuk bertarung demi akhiri suasana kegetiran ini? Syukurlah, ku yakin, kawan ku, kau ada di jalan berbagi kasih. Membela yang derita.

Namun, kawan ku…
Kau pasti tahu, ketidakpedulian sering pula memborgol rasa dan sikap keberpihakan.
Orang jadi tak peduli. Hanya asyik dan larut dengan irama dan isi hidupnya sendiri. Sekian banyak kaum malang yang tergeletak di pinggir bahkan dilewati begitu dari seberang jalan. Dengan mengambil jalan lain untuk hanya mau menghindar dari sikap dan tindakan untuk berbuat baik.

Pos terkait