Revolusi Industri 5.0, Tema Seminar Mahasiswa Pascasarjana IAKN Kupang

lanny koro1

Lebih lanjut dia menjelaskan, kemunculan revolusi industri 3.0 yang terjadi pada akhir abad ke-20 ditandai dengan adanya teknologi digital serta internet.

“Sosiolog Inggris, David Harvey, mengemukakan cara pandangnya mengenai revolusi industri yang terjadi di masa ini sebagai sebuah proses pemampatan ruang dan waktu yang semakin terkompresi,” kata dia mengutip pendapat Harvey.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sementara itu, kata dia, revolusi industri 4.0 yang terjadi pada awal abad ke-21 merupakan sebuah revolusi dimana manusia telah menemukan pola baru dengan adanya kemajuan teknologi yang terjadi begitu cepat sehingga mengancam berbagai perusahaan yang lebih konvensional.

“Dengan adanya revolusi industri 4.0 ini telah mengubah perspektif, dimana ukuran perusahaan bukan lagi menjadi sebuah jaminan. Tapi bagaimana sebuah perusahaan dapat beradaptasi dan memiliki kelincahan; itulah kunci keberhasilan untuk mencapai tujuan serta prestasi dari perusahaan tersebut,” jelas Lanny.

Di tempat terpisah, Sekretaris Panitia Pelaksana yang juga mahasiswa Pascasarjana IAKN Kupang, Victor Imanuel Nani, S.Pd, mengatakan, kegiatan seminar akan dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe.

“Pak Wakil Bupati Kupang berkenan hadir dan akan membuka dengan resmi kegiatan seminar ini. Kehadiran Pak Wabup merupakan bukti dan dukungan nyata bagi kami dalam menyukseskan kegiatan seminar ini,” kata Victor, sambil tersenyum.

Sebagaimana diketahui seminar ini menghadirkan narasumber antara lain Pater Fritz Meko SVD, MA (Mahasiswa Doktoral IAKN Kupang) dengan topik : Pandangan Antropologis-Teologis masyarakat NTT dalam menyikapi tantangan di Era Digital Society dan Post Digital Society; Pdt. Dr. Lince Pellu, M.Si (Dosen Unkris Artha Wacana Kupang) dengan topik: Pandangan Gerakan Kaum Perempuan di NTT dalam menyikapi tantangan di era Digital Society dan Post Digital Society dalam perspektif teologis-antropologis; Pdt. Anton Agustinus Ndun, S.Th (Mahasiswa PAscasarjana IAKN Kupang Kelas A) dengan topik: Peran Teologi-Antropologis Kristen menghadapi tantangan di era Digital Society dan Post Digital Society dalam perspektif Kitab Suci (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru); Marlince Ena, S.Pd.k (Mahasiswa Pascasarjana IAKN Kupang Kelas B) dengan topik: Peran Keluarga Kristen menghadapi tantangan di era Digital Society dan Post Digital Society dalam perspektif Teologis-Antropologis dan Victor Imanuel Nani, S.Pd (Mahasiswa Pascasarjana IAKN Kupang Kelas C) dengan topik: Peran Pendidikan Agama Kristen menghadapi tantangan di era Digital Society dan Post Digital Society dalam perspektif Teologis-Antropologis. (verry guru/mahasiswa pascasarjana IAKN Kupang)

Pos terkait