Selain itu, berbagai penyakit yang selama ini tidak bisa ditangani nakes di pustu maupun puskesmas, pasti sudah bisa ditangani di RSP Amfoang.
Lumba juga meminta bantuan Melki Laka Lena agar calon Gubernur dari Partai Golkar ini bisa berjuang lagi untuk kelengkapan sarana dan prasarana di RSP Amfoang.
“Atas nama Pemkab Kupang dan masyarakat Amfoang, saya kembali meminta bantuan kepada Pak Melki. Sebab apabila RSP ini sudah dibangun, pasti masih membutuhkan sarana dan prasarana serta tenaga medis. Mulai dari tenaga perawat, bidan, dokter umum, dokter gigi dan dokter spesialis,” kata Lumba.
Lumba mengatakan, kuota pengangkatan PPPK dan CPNS untuk Kabupaten Kupang sangat terbatas. “Kami sudah mengusulkan kebutuhan Kabupaten Kupang melalui analisis jabatan dan analisis kebutuhan, tetapi sampai saat ini kami merasa masih kurang. Kami titipkan kepada Pak Melki, mudah-mudahan dengan pertolongan kekurangan ini bisa teratasi,” harap Lumba.
Terkait dengan anggaran pembangunan RSP Amfoang, Lumba menyebutkan semua anggaran tersebut bersumber dari dana DAK. Anggaran untuk pembangunan fisik senilai Rp 42 miliar dan anggaran untuk menunjang pemenuhan fasilitas sarana dan prasarana senilai Rp 30 miliar. Dengan demikian total anggaran untuk pembangunan RSP Amfoang sebesar Rp 72 miliar.
“Saya berharap kerja keras dan kerja cerdas yang telah kita lakukan selama ini boleh tetap berjalan ke depan untuk menuntaskan berbagai masalah kesehatan yang masih dialami masyarakat Kabupaten Kupang,” tegasnya.
Alex juga berterima kasih kepada tokoh masyarakat dan pemilik tanah ulayat yang menyerahkan tanah untuk pembangunan RSP Amfoang. “Jasa bapa mama sekalian pasti akan dikenang,” kata Lumba.







