Sr. Ines juga menyebut beberapa lahan mereka yang belum bisa digarap maksimal. “Kami punya tanah lima hektar yang diberi saudara kami dari SVD. Tapi kami hanya bisa garap 1 hektar. Kalau Pak Gub bisa bantu kami, tolong beri kami satu traktor supaya kami bisa garap lahan itu,” pinta Sr.Ines.
Untuk kepentingan Rumah Sakit St. Gabriel Kewapante, Sr. Ines meminta bantuan pemerintah provinsi untuk membantu biaya seorang suster dokter yang tengah mengambil dokter spesialis di Jakarta.
Gubernur VBL ketika memberi sambutan menyatakan dengan terus terang bahwa para suster adalah andalan gubernur di lapangan. “Dulu sebelum saya terjun di politik dan setelah terjun di politik, saya selalu tidur di biara-biara kalau ke Flores. Jadi saya tahu persis seperti kerja para suster. Kalau semua orang kerja seperti para suster ini, NTT tidak miskin lagi,” kata Gubernur VBL disambut tepuk tangan semua yang hadir.
Gubernur VBL juga mengatakan, “Saya cepat merespon harapan para suster bukan karena saya, tetapi karena untuk banyak orang.”
Tak lupa Gubernur VBL berterima kasih kepada para suster SSpS yang mendukungnya. “Saya ucapkan terima kasih juga karena sudah pilih saya waktu maju gubernur,” kata Gubernur VBL tersenyum. (den)







