“Lomba bertutur ini selain menjaring peserta untuk berlomba di tingkat propinsi juga sebagai bagian dari peran dan bentuk tanggung jawab pemda meningkatkan minat membaca pada anak-anak sejak usia dini. Kebiasaan membaca akan membawa anak-anak pada kemampuan bercerita atau bertutur dan ini akan menjadi modal untuk masa depan mereka,” ujar Tino Nanga.
Kegiatan itu juga dihadiri Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas. Dalam sambutannya Ande Agas menyatakan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Agas juga berharap pada tahun mendatang akan melibatkan lebih banyak peserta dari seluruh Kabupaten Manggarai Timur. Kegiatan tersebut juga sejalan dan saling mendukung dengan pencanangan Kabupaten Manggarai Timur sebagai Kabupaten Literasi yang telah dilaksanakan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional tahun 2021.
“Semua anak yang sudah ikut dalam lomba ini adalah pemenang. Ketika sudah berani tampil dan bercerita di atas panggung, maka sebenarnya kalian sudah jadi pemenang. Kalian adalah pilihan terbaik dari peserta lain yang semuanya juga baik dan bagus. Untuk yang belum berhasil sampai di babak final terus belajar, semangat membaca dan jangan menyerah. Masih banyak panggung yang tersedia buat kalian,” kata Andreas Agas. (leo)







