Bupati Manggarai-Manggarai Timur Teken MoU Kerja Sama Daerah

matim dua bupati

BORONG kabarntt.id—Bupati Manggarai, Heribertus G.L Nabit, bersama Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, menandatangani  Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan bersama kedua kabupaten tentang Kerjasama Daerah.

Penandatanganan MoU kedua bupati ini berlangsung di  Ruang Rapat Bupati Manggarai Timur, Senin (28/3/2023).

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Terdapat 11 ruang lingkup yang menjadi poin kerja sama antarkedua kabupaten. Di antaranya : perencanaan pembangunan, pekerjaan umum dan penataan ruang, koperasi dan UKM, perdagangan, perindustrian, penanaman modal, kebudayaan, pariwisata, pertanahan, lingkungan hidup, dan kesehatan.

Bupati  Manggarai Timur, Agas Andreas, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan bisa menjadi ruang untuk saling belajar dan saling melengkapi dalam pelaksanaan pembangunan.

“Kita ini saudara dari rumpun yang sama. Sebagai saudara komunikasi adalah salah satu media pemersatu. Nota kesepakatan ini adalah bentuk komunikasi tertulis sebagai ruang untuk saling belajar dan saling melengkapi dalam pelaksanaan pembangunan,” kata Agas.

Agas juga meminta para pimpinan perangkat daerah untuk segera menindaklanjutinya.

“Saya minta pimpinan perangkat daerah segera tindaklanjuti MoU ini dan memanfaatkannya secara maksimal. Salah satu yang menjadi prioritas jangka pendek adalah terkait KIR atau uji kelayakan mobil. Selama ini uji KIR kendaraan dari Manggarai Timur dilakukan di Kabupaten Sikka, sekarang sudah bisa dilakukan di Ruteng. Lebih dekat dan pastinya banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan uji KIR sudah bisa dilakukan di Ruteng Kabupaten Manggarai,” kata Agas.

Sementara Bupati Manggarai, Herybertus G.L Nabit,  dalam sambutannya usai penandatanganan menyampaikan bahwa kerja sama  ini merupakan bentuk dari saling mengisi keterbatasan dalam pembangunan.

“Kami berkunjung ke Manggarai Timur karena kami menyadari bahwa kami memiliki keterbatasan sehingga harus dibangun kerja sama yang baik untuk saling mendukung dalam proses pembangunan. Dengan kerja sama ini  diharapkan akan ada pelayanan yang lebih baik yang disedikan oleh pemerintah untuk masyarakat di Manggarai dan Manggarai Timur,” kata Nabit.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan pengelolaan aset air minum yang dibangun oleh Yayasan Rupingh Flores Manggarai Timur kepada Pemkab Manggarai Timur.

Jaringan air minum yang dihibahkan terdiri dari air baku Wae Monda 1 dan Wae Monda 2 yang terletak di Golo Meleng, Kecamatan Ranamese.

Juga diserahkan jaringan pipa transmisi, distribusi dan pelayanan dari air baku Wae Monda hingga Jawang Desa Golo Kantar dengan ukuran pipa 2.5 inchi sampai dengan 1 inchi.

Penyerahan aset dilakukan oleh Tarsi Syukur sebagai Ketua Yayasan Rupingh Flores Manggarai Timur kepada Bupati Manggarai Timur. (adi)

Pos terkait