Tokoh Nasional Katolik Bicara Partisipasi Publik di Era Baru Indonesia

IMG 20241126 WA0016

JAKARTA kabarntt.id—Yustinus Prastowo, akademisi, communication strategist dan salah satu tokoh Katolik Indonesia menegaskan perlunya partisipasi aktif masyarakat – dari setiap lapisan talenta – untuk mewujudkan harapan-harapan baik di era baru Indonesia selepas pergantian kepemimpinan nasional di tanah air. Hal itu bisa diwujudkan melalui kelompok-kelompok kerja yang melibatkan kolaborasi holistik kekuatan masyarakat sipil serta level-level otoritas.

“Umat Katolik perlu hadir dan aktif menghadirkan kembali spirit of excellency – dari libasan pragmatisme dan nilai-nilai instan,” ujar praktisi senior perpajakan ini pada Pertemuan Rasul Awam Keuskupan Agung Jakarta di Rawamangun, Jakarta Timur pada Sabtu (23/11/2024).

“Kesetiaan pada nilai-nilai terbaik bagi Gereja dan tanah air, harus dikawal secara persisten untuk menjauhkan negara kita dari kehancuran nilai,” dia menegaskan hal ini pada Senin (25/11/2024).

Yustinus adalah satu dari delapan tokoh Katolik yang telah berkiprah panjang di level nasional, regional, dan internasional yang dihadirkan oleh Tim Sinergi Bidang Prioritas 4 Keuskupan Agung Jakarta (TSBP4 KAJ) pada acara Pertemuan Rasul Awam ke-2 pada tahun ini, yang dihadiri hampir 200 peserta.

Hadir pula tujuh tokoh lain sebagai pemantik diskusi dari sejumlah latar belakang profesi dan keahlian. Ada Ketua Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara RD Dr. Simon Petrus Lili Tjahjadi, pengusaha nasional Anton J. Supit, Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI Dr.Lucia Rizka Andalucia, Apt., M.Pharm, MARS, Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Dr. Agnes Irwanti, Kepala Badan Keahlian DPR RI, Dr. Inosentius Samsul, S.H., M.Hum, Komisioner Komisi Nasional Disabilitas RI Kikin P. Tarigan S. SP, MM. Dan, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kamlemdiklat) Polri Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana yang hadir daring melalui presentasi video.

Pos terkait