Namun karena MIS-Ar-Rahman Merombok tidak merealisasikan itu akhirnya warga meminta bergabung dengan SDI Nanga Nae, Desa Macan Tanggar, desa tetangga.
Akan tetapi hal serupa juga tetap dialami warga di kampung tersebut. Hingga saat ini pembangunan gedung sekolahnya belum terwujud.
“Puluhan tahun lamanya belum terealisasi juga hingga saat ini,” cetusnya.
Sekolah dengan 5 ruangan tersebut masih berada di lahan pribadi masyarakat. Warga bahkan sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah baru.
Untuk hal itu, kata Sahadu, masyarakat di desanya sudah mengusulkan ke Dinas PKO Kabupaten Manggarai Barat, namun sampai sekarang belu, juga direalisasikan.
“Kami percaya anak-anak Kampung Lobohusu merupakan generasi masa depan bangsa. Sehingga kami berharap agar anak-anak mendapat sekolah yang layak,” harapnya. (obe)







