RUTENG kabarntt.id—Untuk mendukung ketenangan dan kedamaian penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat, Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr, mengeluarkan surat gembala khusus pilkada.
Surat gembala yang dikeluarkan, Rabu (2/9/2020), itu berisi ajakan kepada seluruh umat di Manggarai dan Manggarai Barat, dua kabupaten yang berada dalam Keuskupan Ruteng untuk menjaga dan mengikuti seluruh tahapan pilkada secara damai dan tenang.
Sekjen Keuskupan Ruteng, RD. Agustinus M. Habur, dalam surat pengantarnya meminta agar surat gembala itu dibacakan di gereja-gereja Katolik pada salah satu misa hari Minggu sebagai pengganti kotbah.
Dalam surat gembala itu ditegaskan, dalam perhelatan pesta demokrasi itu (Pilkada), Gereja sebagai lembaga tidak terlibat dalam politik praktis kekuasaan.
“Ia bukanlah partisan dalam dunia politik, tetapi berfungsi merangkul semua pihak dalam pelukan kasih Allah. Namun Gereja tidak boleh diam, tetapi berkewajiban untuk menyuarakan prinsip-prinsip yang menjadi tuntunan dan inspirasi dalam kehidupan politik,” demikian antara lain bunyi surat gembala itu.
Terkait dengan penyelenggaraan pilkada di Manggarai dan Manggarai Barat, Uskup Ruteng menyeruhkan beberapa hal.
Di antaranya, pertama, memilih pemimpin yang memiliki pikiran, perasaan dan hati untuk rakyat.
“Temukanlah pemimpin yang berkomitmen mengikuti gaya kepemimpinan Yesus yang datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani,” pinta Uskup Ruteng dalam surat gembalanya.







