TAMBOLAKA kabarntt.id—Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Marthen Christian Taka, mempunyai pandangan dan apresiasi tinggi terhadap wartawan.
Wartawan atau media berada di garda depan untuk menginformasikan geliat pembangunan dan perubahan yang terjadi di masyarakat.
Christian Taka mengemukakan pendapatnya itu ketika membuka pelatihan jurnalistik untuk wartawan dan staf Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) SBD, Senin (18/10/2021) pekan lalu.
Pelatihan di Hotel Sumba Sejahtera itu diikuti 30-an peserta, baik dari kalangan wartawan di SBD maupun staf Kominfo SBD. Pemateri yang dihadirkan adalah Tony Kleden, Pemimpin Redaksi media online kabarntt.id dan Petrus Piter, wartawan Pos Kupang yang bertugas di SBD.
Christian Taka mengapresiasi kehadiran para wartawan dan media yang sudah banyak memberitakan pembangunan di SBD.
“Menurut saya, wartawan itu harus ada di garda depan. Wartawan yang membawa informasi kepada masyarakat. Wartawan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” kata Christian Taka.
Tanpa kehadiran wartawan dan media, kata Christian, apa yang dilakukan pemerintah, program-program pembangunan yang sudah dikerjakan dan akan dikerjakan tidak banyak diketahui masyarakat.
Christian mengajak para wartawan agar selalu memperhatikan profesionalisme kerja. Wartawan mesti bekerja menurut kode etik yang disyaratkan sebagaimana mestinya sebuah media.
Sementara Tony Kleden sebagai pemateri dalam pelatihan itu membagi tips-tips praktis bagaimana seharusnya menulis berita dengan standar jurnalistik.
Selama dua hari pelatihan, Tony mengajak para wartawan di SBD untuk bisa melihat dan menangkap potensi-potensi lokal SBD untuk dipublkasikan secara luas kepada masyarakat.
“Sumba ini, jua Sumba Barat Daya sangat kaya. Kaya akan khazanah budaya, kaya akan adati istiadat,juga kaya akan potensi pertanian. Kekayaan ini perlu dinarasikan dalam bahasa berita sehingga banyak orang tahu dan paham tentang Sumba,” tandas Tony. (ota)







