Walikota Kupang Buka Festival Olahraga Tradisional Pe Luru Hawu

kupang olahraga tradisional

Kearifan tersebut, menurutnya, mampu mempererat persaudaraan di antara nenek moyang kita dahulu. Akhir-akhir ini  ada banyak daerah di Indonesia yang mengangkat kearifan lokalnya menjadi pesona wisata yang membanggakan.

“Terima kasih kepada Dispora Kota Kupang dan saudara-saudara saya para tokoh adat Sabu yang mau bersama-sama dengan pemerintah untuk mengangkat kembali kebudayaan  tradisional Pe Luru Hawu yang hampir punah ini,” kata Jefri Riwu Kore.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Putra Sabu ini mengingatkan, festival ini adalah sebuah hiburan semata, bukan ajang untuk menunjukkan siapa yang lebih kuat atau hebat.

Untuk itu dia berpesan kepada semua peserta agar lewat permainan ini bisa  membangun rasa   persaudaraan dan menghindari perkelahian.

Jefri juga meminta kepada Kadispora Kota Kupang  untuk merancang kegiatan tersebut lebih meriah di tahun-tahun mendatang  seperti sebuah kejuaraan agar setiap pemenangnya diberikan hadiah yang menarik.

Panitia diimbau agar mengajak pihak-pihak lain untuk berpartisipasi dalam mengembangkan olah raga tradisional di kota ini.

Wali Kota juga berharap dengan kegiatan yang dipersiapkan secara baik, festival ini juga dapat menjadi ajang promosi wisata yang berdampak pada  perekonomian masyarakat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Maxi Jemy D. Didok, dalam laporannya menyampaikan festival ini diselenggarakan dalam rangka menyongsong HUT Kota Kupang yang ke-136 dan Hari Jadi Kota Kupang sebagai daerah Otonom yang ke-26.

Maksud dari penyelenggaraan festival ini, kata Didoek, adalah  untuk memperkuat landasan kebudayaan olah raga di Kota Kupang.

Pos terkait