Walikota Kupang Buka Festival Olahraga Tradisional Pe Luru Hawu

kupang olahraga tradisional

Ditambahkannya, kegiatan ini  juga secara tidak langsung ikut memasyarakatkan dan memassalkan olah raga rekreasi di kalangan masyarakat Kota Kupang, serta turut berpartisipasi dalam pengembangan pembudayaan olah raga rekreasi dan tradisional di Kota Kupang.

Sedangkan tujuan dari kegiatan tersebut, menurutnya, adalah untuk mengembangkan kebudayaan olah raga rekreasi dan tradisional yang berpotensi untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya melalui olah raga tradisional.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pe Luru Hawu atau biasa disebut “Banting Sabu” merupakan salah satu olah raga tradisisoal etnis Sabu yang sudah dikenal sejak dahulu kala, ketika nenek moyang orang Sabu masih menganut jingitiu (halaik).

Kegiatan ini  biasa digelar pada malam hari saat ritual adat “Pemmau do made atau ta oleo”.

Dalam perkembangannya Pe Luru Hawu dijadikan sebagai salah satu sarana hiburan rakyat mejelang tarian pedo’a saat  bulan hole. Masyarakat menjadikan permainan ini sebagai ajang untuk unjuk  ketangkasan secara sportif khusus bagi kaum pria dewasa di arena yang disiapkan beralaskan tanah atau pasir. (pkp_jms)

Pos terkait