Rofinus mengatakan, sebelumnya dirinya sudah dua kali melakukan rapid yang dilaksanakan oleh lembaganya.
“Tapi karena kontak erat dengan Pak Bupati, dan untuk memastikan apakah juga terkonfirmasi covid, maka saya datang sukarela untuk ikut dirapid,” kata Rofinus.
Dia mengatakan, dengan melakukan rapid antigen tersebut, bisa menjaga kondisi keluarga, masyarakat sekitar terhadap virus corona tersebut.
Setelah menunggu kurang lebih 20 menit, petugas Puskesmas Kota Ende mengumumkan bahwa 6 awak media yang menjalani rapid test antigen dinyatakan negatif.
“Hasilnya negatif semua kakak,” ujar petugas Puskesmas Kota Ende, Antonia Nungga.
Sementara itu Sekretaris BPBD Kabupaten Ende, Ida Muda Mite, secara terpisah mengatakan, pihaknya telah melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Bupati Ende. Penyemprotan dilakukan pasca Bupati Ende Djafar Achmad terkonfirmasi positif Covid-19.
“Hari Kamis ini kami telah melakukan penyemprotan di seluruh ruangan Setda Ende, selain tentunya di Ruang Pak Bupati,” kata Ida. (ase)







