KABAR NTT.ID- Guna melancarkan kompetisi bola voli menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Manggarai Timur Cup 1, panitia pelaksana Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Cabang Matim menggelar ritual adat di lapangan pertandingan, Selasa (11/11/2025) malam.
Tujuannya meminta izin kepada roh leluhur penguasa tanah Peot dan perlindungan Tuhan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai agenda. Prosesi adat yang berlangsung hikmat ini dipimpin Tua Adat Gendang Peot, Yuvensius Sudirman.
Rangkaian ritus adat diawali sapaan adat dari Ketua PBVSI Manggarai Timur, Salesius Medi, S.Ip. Sales menyampaikan permohonan maaf karena kegiatan awal persiapan lapangan dan semua perangkat pertandingan tanpa melalui tata cara adat yang diwariskan leluhur.
Hal itu bukan sengaja, tetapi semata-mata karena tingkat kesibukan mempersiapkan segala sesuatu guna melancarkan seluruh rangkaian acaranya. Karena itu mengawali seluruh rangkaian acara baik kegiatan pembukaan kompetisi HUT Matim Cup I yang dilaksanakan pada hari ini, Rabu (12/11/2025) maupun seluruh kegiatan pertandingan berlangsung selama 14 hari kerja panitia menggelar ritual adat.
Harapannya semua panitia bekerja maksimal sesuai agenda kerja yang direncanakan. Apalagi kompetisi perdana yang diselenggarakan PBVSI Manggarai Timur, hendaknya memberi kesan menarik dan memuaskan bagi seluruh peserta yang berkompetisi, para penonton dan masyarakat.
Usai sapaan awal tersebut dilanjutkan dengan prosesi adat. Hewan kurban berupa ayam jantan.
Untuk diketahui, semua persiapan kompetisi bola voli HUT Matim CUP I sudah maksimal. Panitia sudah mempersiapkan segala sesuatu baik perlengkapan di lapangan, atribut pertandingan, tim wasit dan tim kerja.







