SBS-WT, “Jangan Tipu Masyarakat Tentang Program Bidik Misi”

malaka SBS minta jangan tipu rakyat

SBS-WT, “Jangan Tipu Masyarakat  Tentang Program Bidik Misi”

BETUN kabarntt.id—Duet pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Malaka,  Stefanus Bria Seran-Wendelinus Taolin (SBS-WT), menyesalkan ada paket calon lain yang mengklaim Program Bidik Misi sebagai programnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Klaim ini, menurut SBS, merupakan penipuan karena Program Bidik Misi merupakan program pemerintah.

“Program Bidik Misi itu dari pemerintah. Jangan menipu rakyat dengan program pemerintah sebagai hasil perjuangannya. Saya minta  aparat kepolisian dan panwaslu perhatikan ini karena itu modus penipuan. Mari berkampanye memberikan pencerahan pada rakyat,” ujar SBS ketika tampil dalam dialog di Desa Biau, Desa Tunmat, Desa Tunabesi, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka, Selasa (13/10/2020).

Pada kampanye di titik pertama di Desa Biau mengambil tema “Memantapkan fondasi yang kokoh dan dinamis untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Malaka”.

Di hadapan massa pendukungnya, SBS menyampaikan terima kasih kepada  6 parpol pengusung, para pengawas kecamatan dan desa, juga  aparat polisi.

SBS mengenang kembali periode pertama Pilkada 2015 berpasangan dengan almarhum Daniel Asa.  Di daerah ini, jelas SBS, pasangannya meraup suara 31,6 persen.

Saat itu paslon yang dihadapi adalah almarhum Ludovikus Taolin yang merupakan tokoh sentral di Io Kufeu.

“Sekarang kita punya  kekuatan penuh untuk dukung SBS-WT. Ada 6 parpol yang usung. Mari kita bergandengan tangan untuk menangkan paket nomor dua,” pinta SBS.

SBS meminta masyarakat tetap mengikuti protokol Covid-19. Dalam dirinya, kata SBS, masih melekat jabatan Bupati Malaka. Karena maju kembali di pilkada 2020, maka dia  mengajukan cuti. Selesai cuti kampanye tanggal 5 Desember,  SBS kembali bertugas seperti semula sebagai bupati definitif tanggal 6 Desember.

Pos terkait