Bappelitbangda Bersama Dinkes TTU Gelar Pertemuan Aksi 6 Konvergensi Stunting

TTU stunting

KEFAMENANU kabarntt.id – Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur menggelar pertemuan Manejemen Data  Aksi Konvergensi Stunting di Aula Kantor Bappeda pada tanggal 26 dan 28 Oktober 2021.

Kepada wartawan, Kamis (28/10/2021) Elisabeth Sanbein, Kasubid Pendidikan dan Kesehatan pada Bidang Pemerintahan dan Pemberdayaan Manusia Bappelitbangda menyampaikan, kegiatan manejemen data merupakan teknis penginputan data, pelaksanaan penanganan stunting.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Tujuannya adalah melaporkan secara detail setiap kegiatan aksi yang dilakukan,” kata  Elisabeth.

Menurut Elisabeth, ada 8 aksi yang saling berkaitan. Masing-masing aksi ada form-nya tersendiri sehingga ada keterkaitan antara aksi 1 hingga 8.

“Mekanisme input harus sesuai urutan karena ada verifikasinya juga. Misalkan aksi 1 tidak diisi, maka secara otomatis aksi selanjutnya tidak bisa diinput,” jelas Elisabeth.

Dikatakan Elisabeth, pelaksanaan setiap Aksi 2021 diinput di tahun itu setelah selesai dilaksanakannya setiap aksi. Hanya inputan aksi 1 merupakan hasil kegiatan pelaksanaan aksi 7 tahun sebelumnya yang merupakan data hasil pengukuran dan dan penimbangan balita dan data analisis situasi lainnya.

Setiap OPD, kata  Elisabeth, perencanaannya di awal tahun, maka datanya harus masuk sehingga setiap analisis situasik di masing-masing OPD dapat dikontrol.

“Kami dari Bappelitbangda sebagai ketua tim konvergensi stunting di Kabupaten TTU. Di situ memastikan setiap OPD  merencanakan program atau kegiatan penanganan stunting dalam dokumen anggaran masing-masing dan juga kami memantau pelaksanaannya hingga tuntas,” jelas Elisabeth.

Beberapa OPD yang terlibat dalam penanganan stunting yakni Dinas Kesehatan, Dinas PKO, BP2KB, Dinas Ketahanan Pangan, Dukcapil, PRKPP, Perikanan, Dinas P3A, Bagian Sosial Setda dan dinas lainnya.

Semuanya terlibat baik dalam pelaksanaan kegiatan sensitif maupun spesifik.

Elisabeth mengajak agar seluruh  kalangan masyarakat di TTU  mendukung penuh dan memiliki perhatian serius terhadap stunting. (siu)

Pos terkait