KUPANG kabarntt.id—Kegiatan Reses tahap II tahun 2021/2022 anggota DPRD Kota Kupang, Alfred Djemi Wila, mengunjungi warga di RT 17 RW 04 Kelurahan Alak, Kecamatan Alak Kota Kupang, Minggu (27/2/2022) petang.
Kegiatan reses ini dilakukan dengan tujuan menjaring aspirasi masyarakat sehingga apapun masalah dapat dengan mudah diketahui dan bisa diantisipasi.
Dalam kunjungannya itu, masyarakat RT 17 Kelurahan Alak lebih banyak meminta perbaikan jalan rusak di gang RT 17, lampu jalan dan juga air bersih yang sangat sangat dibutuhkan.
Henny Bunga, warga RT 17 RW 04 meminta agar saluran got atau drainase yang menyebabkan banjir jika hujan turun agar segera diperbaiki sehingga aktivitas dan mobilitas masyarakat berjalan baik dan lancar.
“Jalan umum ini tidak ada drainase sehingga kalau hujan pasti banjir. Kami mohon agar bapak DPRD bisa mengungkit ini di lembaga DPRD agar diprioritaskan,” imbuhnya.
Warga lain, Hendrik, juga mengeluhkan air bersih yang susah dicari. Dia berharap kondisi ini bisa dicari solusinya. “Kami sampai saat ini belum dapat akses air bersih sehingga kami juga minta ini agar dicarikan solusinya,” pinta Hendrik.
Sementara Riky Dolo Ngahu sangat mengeluhkan kondisi gang yang sudah rusak parah. Sudah begitu lampu jalan juga tidak ada, sehingga Kawasan RT 17 sangat gelap.
Menanggapi keluhan masyarakat itu, Alfred menjawab satu persatu. Untuk jalan umum yang tidak ada drainase sehingga mengakibatkan banjir, jalan tersebut merupakan jalan provinsi sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi yakni Dinas PUPR Provinsi agar bisa diperbaiki.
“Ini memang menjadi keluhan warga di Kelurahan Alak, sehingga nanti saya dengan Ketua LPM akan melakukan koordinasi dengan provinsi karena itu jalan provinsi sehingga kita tidak salah,” tegas anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Golkar ini.
Sementara untuk air bersih, kata Alfred, Pemerintah Kota Kupang sementara mengerjakan SPAM dari Kali Dendeng. Alfred mengatakan, SPAM yang saat yang digunakan Kelurahan Alak masih merupakan aset Kabupaten Kupang.
Dia berharap dalam waktu dekat bisa diserahkan ke Kota Kupang sehingga bisa dimanfaatkan untuk masyarakat Kota Kupang.
“Kita perjuangkan agar Kelurahan Alak bisa dapat air bersih dari SPAM Kali Dendeng yang sementara dikerjakan, dan mudah-mudahan juga SPAM yang menjadi milik Kabupaten Kupang dapat dialihkan ke Kota Kupang sehingga kita bisa evaluasi agar masyarakat mendapatkan air bersih,” tandas Alfred.
Sedangkan untuk gang yang rusak dan dikeluhkan masyarakat, Alfred meminta agar sama-sama diperjuangkan untuk bisa diprioritaskan. Namun saat ini pemerintah lebih fokus pada penanganan Covid-19.
“Meskipun begitu, kami tetap catat agar kelak kita bisa perbaiki. Untuk lampu jalan kita sudah koordinasikan dengan pemerintah kelurahan agar diperhatikan. Saya tidak janji jika tahun ini dipasang, nmun jika ada anggaran lampu jalan, maka kita prioritaskan,” kata anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang ini. (np)







