BORONG kabarntt.id— Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas SH.,M.Hum, didampingi Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Manggarai Timur, Fransiskus F.Sinta, ,menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) XV Kopdit Permata Bunda tahun Buku 2021 di Aula Serbaguna Paroki Wae Lengga, Jumat (25/2/2022).
Turut hadir dalam RAT tersebut Camat Kota Komba, Kapolsek Kota Komba, Babinsa 1612-04 Wae Lengga,Lurah Watu Mene , Kepala Desa dan Pengurus Dewan Paroki Paroki Wae Lengga serta pengurus inti koperasi, anggota dan para undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Agas menuturkan bahwa RAT adalah sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh koperasi. “Indikator bahwa koperasi itu sehat adalah masih berani melaksanakan RAT,” ujar Bupati Agas.
Sejumlah koperasi, kata Agas, umumnya bermasalah lantaran managemen, pengelolaan dan pengawasannya yang tidak baik.
“Apabila koperasi tetap eksis dan aktif, maka terbukti bahwa koperasi ini sehat,” kata Agas.
Agas pun mengingatkan agar masyarakat tetap bijak dalam menabung atau menginvestasikan uangnya, sehingga tidak mudah tergiur dengan bunga dan iming-iming lainnya.
“Saya ini penggiat koperasi. Jadi saya tahu persis dan sangat paham tentang koperasi,” imbuhnya.
Agas juga menggugah semangat pengurus Kopdit Permata Bunda untuk berinovasi menciptakan ide-ide usaha baru dengan konsep yang lebih modern untuk merebut pasar.
Menurutnya, pola pikir harus diubah dengan mengembangkan konsep yang mengikuti perkembangan zaman.
Selain itu, Agas yang lama bergelut di dunia koperasi ini mengatakan, pasar modern seperti sekarang ini menjadi peluang bagus di dalam dunia usaha. Untuk itu, dia mengajak pengurus Koperasi Permata Bunda untuk jeli menangkap dan menggarap peluang yang ada sehingga peluang besar tersebut tidak direbut pihak lain.
“Pasar modern menjadi peluang di dalam dunia usaha. Jika koperasi mau maju, ambil peluang itu sebelum diambil pihak lain,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Manggarai Timur asal Kecamatan Lamba Leda itu mengapresiasi Kopdit Permata Bunda yang sudah melaksanakan RAT tepat waktu.
Pelaksanaan RAT wajib dilaksanakan oleh semua koperasi sebagai tanggung jawab pengurus dan pengawas untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban usaha atau kegiatan yang telah dijalankan di samping penyampaian rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi untuk tahun berikutnya,” terang Agas.
Agas juga menambahkan koperasi harus pintar menangkap peluang untuk berani bersaing dengan bank dalam menjalankan perkreditan.
“Kepada semua anggota Koperasi Permata Bunda lebih tingkatkan rasa memiliki serta memerankan koperasi dalam setiap acara,” imbuhnya.
Sementara itu, laporan pengurus koperasi mengatakan; jumlah anggota Koperasi Permata Bunda tahun buku 2020 sebanyak 1.530 orang dan meningkat di tahun 2021 menjadi 1.882 orang dengan simpanan saham tahun 2020 Rp 5.990.339.618 juga meningkat di tahun buku 2021 Rp 7.402.950.133. (les)







