Dirut Bank NTT Sebut Festival Desa Binaan Topang Digitalisasi Bank NTT

bank ntt dialog

KUPANG  kabarntt.id—Direktur Utama Bnk NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, mengatakan, Festival Desa Binaan yang diselenggrakan Bank NTT dimaksudkan untuk menopang digitalisasi Bank NTT.

Ketika tampil pada Special Dialogue Digitalisasi Bank untuk Mendukung UMKM Provinsi saat Live di Chanel YouTube Berita Satu, Kamis (16/6/2022), Harry mengatakan,  Festival Desa Binaan menjadi  salah satu strategi Bank NTT menopang semakin tingginya penggunaan digitalisasi.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Festival Desa Binaan, kata Harry, meng-capture potensi usaha yang ada di daerah. Potensi usaha itu kemudian dilakukan pendampingan untuk capacity building-nya dan menggali visi usahanya kemudian menghubungkan dengan ekosistem yang dilakukan, hadir Kementerian Hukum dan HAM untuk membantu HAKI kemudian hadir BPOM untuk pengendalian mutu serta menyediakan offtaker.

“Kita menciptakan pasar baik itu offline maupun e-commerce bahkan disediakan e-katalog,” Harry.

Dengan tergiditalisasi informasi produksinya pasar dan sistem pembayaran kemudian promosi ini yang dikembangkan dalam Festival Desa Binaan yang menciptakan kolaborasi dan ekosistem.

Digitalisasinya UMKM binaan  Bank NTT bukan hanya untuk menaikkan kapasitas usahanya tetapi juga ikut  mendongkrsk PAD melalui Festival Desa Binaan.

“Jadi semua potensi yang ada di NTT yang bisa dikembangkan yang nantinya berkontribusi bagi daerah didorong dalam ekosistem Festival Desa Binaan. Digitalisasi menjadi salah satu media untuk usaha dan kontribusi bisa terakomodir dengan baik,” katanya.

Menurutnya, peserta Festival Desa Binaan semuanya sudah familiar dengan penggunaan digitalisasi.Dilihat dari fee base yang terukur baik untuk mobile banking karena ada transaksi yang meningkat cukup signifikan dan trend menunjukkan pertumbuhan hampir mencapai 30 persen.

Pos terkait