KEFAMENANU kabarntt.id – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu, Senin (13/2/2023), menggelar Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas Pegawai sebagai wujud komitmen Rutan Kefamenanu untuk tetap profesional, obyektif dan netral dalam penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 mendatang.
Giat penandatanganan pakta integritas netralitas pegawai tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kefamenanu, Antonio da Costa, dan diikuti seluruh jajaran di Aula Rutan Kelas IIB Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penandatanganan diawali dengan pembacaan Ikrar Netralitas oleh Kepala Rutan Kefamenanu, Kemudian penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pegawai Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kefamenanu.
Kepada wartawan, Antonio da Costa, menyampaikan, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) tampaknya merupakan pembahasan yang selalu eksis dalam setiap Pemilihan Umum (Pemilu) atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Netralitas Aparatur Sipil Negara merupakan hal yang perlu terus dijaga dan diawasi agar pemilu dapat berjalan secara jujur dan adil antara calon yang memiliki kekuasaan dengan calon yang tidak memiliki relasi kuasa di lingkungan birokrasi pemerintahan.
Adapun isi dari Pakta Integritas memuat komitmen untuk menjaga dan menegakkan prinsip netralitas pegawai, menghindari konflik kepentingan, tidak memihak kepada pasangan calon tertentu, menggunakan media sosial secara bijak, tidak menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong, serta menolak politik uang.
Antonio menegaskan kepada seluruh pegawai untuk tetap menjaga netralitas dengan berpegang pada ikrar yang sudah dibacakan.
“Mari kita menerapkan pernyataan yang telah kita ikrarkan bersama dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpedoman pada disiplin dan kode etik ASN,” tegasnya.
Dirinya meminta kepada pegawai Rutan Kelas IIB Kefamenanu untuk menggunakan sosial media secara bijak dan bertanggung jawab.
“Pegawai dilarang mengunggah, menanggapi seperti like, komentar, membagikan atau menyebarluaskan foto pasangan calon tertentu baik di stori atau postingan media sosial yang dapat diakses publik,” pungkas Antonio. (siu)







