Program Ansy-Jane Rp 100 Juta/Desa Mustahil, Utang NTT Rp 1 Triliun Lebih

347874899a839a531b418728d08789d1920b44deeeb13c8a3377c66a022999d7.0

KUPANG KABARNTT-CO—Program pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT, Ansy Lema-Jane Natalia mustahil direalisasikan. Kendalanya, utang Pemda NTT Rp 1 triliun lebih yang harus dibayar hingga tahun 2029.

Rencana Cagub-Cawagub nomor urut 1 yang diungkap saat debat kedua, Rabu (6/11/2024), itu mendapat tanggapan serius dari Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Leonardus Lelo. Program itu mustahil jika diterapkan, mengingat kondisi fiskal NTT saat ini tidak stabil.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

β€œItu mustahil, karena itu akan menghasilkan Rp 300 miliar lebih. Ada 3.442 desa dan kelurahan. Kalau dikali Rp100 Juta, sudah Rp 300 miliar lebih,” kata Leo Lelo usai debat kedua Pilgub NTT, Rabu (6/11/2024) malam.

Ketua Komisi II DPRD NTT ini menegaskan, bahwa dengan kondisi keuangan l daerah yang sangat terbatas, maka program tersebut mustahil bisa terwujud. Pembangunan NTT harus dilakukan secara utuh, dengan melihat potensi dan masalah di NTT.

“Hanya itulah, kita mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi atau menurunkan angka kemiskinan di NTT, serta bisa mengimbangkan indeks gini ratio atau kesenjangan pendapatan antara desa dan kota,” jelasnya.

Sebagai parpol pendukung paslon 02 Melki-Johni, Leonardus Lelo menitipkan pesan kepada kedua paslon agar sedapat mungkin pertumbuhan ekonomi NTT di atas 5,5%.

“Saya selalu menegaskan itu. 5,5% dari angkanya sekarang 4,3%. Kalau 5,5%, saya menganggap Pak Melki dan Pak Johni sukses. Itulah mengapa kami mendukung Pak Melki dan Pak Johni. Mari kita bersama membangun soliditas untuk membangun Nusa Tenggara Timur,” tandasnya.

Pos terkait