KEFAMENANU KABARNTT.ID — Kedatangan Imam Baru Pater Urbanus Sila, MSF, ke Stasi Santo Theodorus Banain, Paroki Kristus Raja Haumeni, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), kembali menegaskan suburnya panggilan hidup menggereja dari wilayah ini. Umat Banain menyambut kehadirannya dengan penuh syukur, sekaligus merayakan tradisi religius yang selama bertahun-tahun terus melahirkan imam, bruder, dan suster bagi Gereja.
Arak-arakan adat, tarian sambutan, hingga barisan umat yang memadati jalan menunjukkan betapa kuat rasa syukur masyarakat setempat. Bagi mereka, seorang imam baru bukan sekadar kebanggaan keluarga, melainkan anugerah bagi seluruh komunitas.

Tradisi Panggilan yang Terus Berlangsung
Tokoh umat Banain, Martinus Kolo, menuturkan bahwa wilayah Banain sejak lama dikenal sebagai salah satu stasi dengan panggilan religius yang menonjol. Ia menyebut, kehadiran Pater Urbanus menambah daftar panjang putra-putri Banain yang mempersembahkan hidup untuk pelayanan Gereja.
“Saat ini jumlah imam sudah sembilan orang, Jika dihitung keseluruhan, termasuk bruder, suster, dan frater, sudah lebih dari dua puluh orang. Ini rahmat besar bagi Stasi Banain,” ujarnya.
Menurut Martinus, panggilan ini tidak terjadi begitu saja. Ia meyakini bahwa kultur religius Banain, yang bertumpu pada kehidupan doa, kekompakan umat, dan peran keluarga menjadi fondasi mengapa panggilan terus tumbuh dari generasi ke generasi.







