KEFAMENANU KABARNTT.ID — Gangguan listrik menjadi laporan yang paling banyak masuk melalui layanan Call Centre TTU 112 selama periode Januari hingga September 2026. Menyikapi kondisi tersebut, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kefamenanu menyiapkan respons cepat dengan menargetkan petugas tiba di lokasi dalam waktu 30 – 45 menit setelah menerima laporan masyarakat.
Manager PLN ULP Kefamenanu, A.A. Ngurah Maha Adisurya, saat diwawancarai di Kantor PLN Kefamenanu, Selasa (27/10/2026), mengatakan layanan Call Centre TTU 112 sangat membantu PLN dalam menerima laporan keluhan dan gangguan kelistrikan dari masyarakat.
Menurut Ngurah, PLN sebenarnya telah menyediakan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana pengaduan pelanggan. Namun, keterbatasan perangkat maupun fasilitas komunikasi yang dimiliki sebagian masyarakat membuat layanan Call Centre TTU 112 menjadi alternatif yang sangat bermanfaat.
“Call Centre 112 sangat membantu pelayanan PLN, khususnya dalam pelaporan keluhan maupun gangguan. Kita ketahui bersama bahwa PLN juga memiliki aplikasi PLN Mobile, tetapi terkadang masyarakat memiliki keterbatasan perangkat atau sarana. Dengan adanya Call Centre 112, masyarakat sangat terbantu,” jelasnya.
Ngurah menjelaskan, mekanisme kerja Call Centre TTU 112 dinilai efektif karena aplikasi yang terpasang pada telepon genggam petugas di Kantor PLN ULP Kefamenanu dilengkapi nada dering yang terus berbunyi apabila laporan belum ditindaklanjuti.
Sistem tersebut membantu petugas mengetahui adanya laporan yang membutuhkan perhatian sehingga proses tindak lanjut dapat dilakukan dengan lebih cepat.







