TAMBOLAKA kabarntt.id—Satu kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta. Penanganan kasus positif Covid-19 diprioritaskan pada 3M.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) saat ini mengubah pola penanganan, dengan lebih fokus pada pelaku perjalanan dari luar. Karena itu pintu masuk seperti di bandara maupun di pelabuhan diperketat protokol kesehatan dengan menerapkan 3M.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Barat Daya, Bernardus Bulu, Rabu (28/10/2020), mengatakan, saat ini ada satu kasus positif Covid-19 di Sumba Barat Daya. Yang bersangkutan sudah diisolasi dan merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta.
“Sudah diisolasi di Rumah Sakit Penyangga di Karitas Waitabula. Yang bersangkutan merupakan orang tanpa gejala (OTG), meskipun begitu seluruh kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat Daya diisolasi terpusat agar penanganan serta pemulihannya dipantau secara langsung oleh tenaga medis,” jelas Bulu.
Menurut Bulu, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat Daya sebanyak 6 kasus. Dan semuanya merupakan pelaku perjalanan. Lima kasus sudah sembuh, 1 kasus masih dalam penanganan dan tidak ada kasus meninggal.
“Saat ini satu kasus yang masih dalam penanganan diisolasi dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kami akan ambil swab lagi dan kirim ke Kupang menggunakan helikopter BNPB. Jika hasilnya negatif, maka kami pulangkan ke keluarga karena sudah sembuh,” imbuhnya.







