BETUN kabarntt.id—Dalam rangka membangun kesiapan komunitas rentan bencana untuk siap respons dan pemulihan bencana, Pemerintah Kabupaten Malaka bekerja sama dengan CIS Timor dan Oxfam Indonesia melaunching dan merencanakan program tersebut untuk aksi 3 tahun ke depan.
Acara launching dan perencanaan program itu berlangsung di Aula Hotel Ramayana Betun, Jumat (4/6/2021).
Roswita Djaro, Koordinator Program dalam sambutannya mengemukakan, apa yang akan dilakukan 3 tahun ke depan menjadi sangat penting karena berkaitan erat dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana sesuai dengan skalanya.
“Kegiatan ini akan menjadi sangat penting karena bersentuhan dengan kelangsungan hidup masyarakat yang terdampak bencana. Intervensi program akan lebih kepada kesiapan warga untuk menghadapi bencana,” kata Roswita.
Lebih lanjut, Roswita mengutarakan dalam pemulihan bencana dengan pendampingan selama 3 tahun, akan dilakukan sepenuhnya di Desa Motaulun, Kecamatan Malaka Barat.
“Desa Motaulun akan menjadi pilot project untuk kegiatan ini. Selama beberapa tahun ke depan, CIS Timor dan Oxfam Indonesia akan beri pendampingan dengan kegiatan dan program yang berdampak positif bagi warga,” kata Roswita.
Dia menambahkan, selain Desa Motaulun akan ada juga satu desa yang akan dijadikan replika program ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malaka, Gabriel Seran, saat membuka kegiatan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Malaka menyambut baik upaya yang dilakukan CIS Timor dan Oxfam Indonesia.







