Akibat banjir tersebut, kata Yan, selain membuat akses keluar masuk Desa Pakubaun terputus, anak-anak pun tidak bisa ke sekolah. Lebih dari itu, hasil tanam mereka tidak bisa dijual ke pasar.
“Pekerjaan dimulai 22 Agustus 2022 dan terselesaikan selama 3 minggu. Pekerjaan dilaksanakan bergotong royong oleh masyarakat dengan total biaya Rp 26 juta,” jelas Yan.
Yan juga berharap campur tangan Pemerintah Kabupaten Kupang untuk meningkatkan kualitas jalan yang baru mereka bangun, karena jalan yang mereka bangun ini pasti tidak bisa bertahan lama.
Turut mendamping Bupati Korinus pada kesempatan tersebut, Kabag Umum Setda Kabupaten Kupang, John Sula, Camat Amarasi Timur, Yan Gai, Sekcam, tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Pakubaun. (prokopim kabupaten kupang)







