BORONG kabarntt.id—Satu bangunan megah bercat hijau muda milik Dinas Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dikelola UPTD Kehutanan Kabupaten Manggarai Timur di Kaki Gunung Poco Ndeki, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur tidak terurus.
Bangunan yang terlihat megah tersebut, sebagaimana terpantau media ini, Sabtu (31/7/2021), dikelilingi pepohonan dan semak belukar yang hampir sama tingginya dengan bangunan. Bagian pintu utama atau (pintu masuk) bangunan dipenuhi semak belukar.
Pemandangan yang sama terlihat di bagian kiri dan belakang bangunan tersebut yang diselimuti pepohonan dan semak belukar.
Bagian dalam bangunan tersebut penuh debu. Sedangkan bagian kanan bangunan itu sebagian semak belukar dan pepohonan telah dibersihkan.
Bukan hanya bangunan besar tersebut yang tidak terurus, di bagian belakang ada satu bangunan berukuran kecil yang diduga dapur, juga berantakan. Pintu dan jendelanya dibiarkan terbuka. Isinya dipenuhi dedaunan kering dan ranting pohon.
Keberadaan bangunan tersebut menjadi perbincangan warga sekitar. Menurut warga, jika bangunan tersebut tidak diperhatikan, cepat atau lambat akan hancur termakan usia.
“Kalau tidak salah, bangunan ini dibangun tahun 2019. Jika tidak diperhatikan maka cepat atau lambat akan hancur. Kasihan dana yang begitu besar asas manfaat bangunannya tidak jelas,” kata seorang warga setempat.
Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Kehutanan Kabupaten Manggarai Timur, Marselus Ndeu, mengatakan, bangunan tersebut belum selesai dikerjakan.
Marselus mengatakan, bangunan itu dibangun ketika UPTD Kehutanan dipimpin Aufridus Jahang.
“Belum selesai dikerjakan. Bangunan itu dibangun pada masa Aufridus Jahang. Saya juga tidak tahu mengapa tidak dilanjutkan. Sampai saat ini saya belum mendapat informasi untuk melanjutkan pembangunannya,” kata Marselus singkat. (adi)







