Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kupang, Semmy Tinenti, mengatakan tim teknis terus bergerak menindaklanjuti arahan Bupati Korinus dengan melakukan verifikasi dan validasi ulang. Meski jumlah tenaga terbatas, namun hingga saat ini sudah 3.988 KK yang telah mencairkan uangnya.
Keadaan sampai dengan Minggu (25/9/2022), telah dilakukan verifikasi dan validasi ulang oleh tim teknis dan telah di-SK-kan sebanyak 6.000. Dari angka tersebut sebanyak 4.839 sudah ada buku rekening dan siap dicairkan. Sementara itu 1.162 orang, buku rekeningnya sementara diproses dan akan segera diambil di Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk proses pencairan.
Semy menjelaskan, untuk rumah rusak berat yang telah diperbaiki sendiri oleh masyarakat lebih kurang sudah ada 78 masyarakat terdampak yang dana kompensasinya sudah dicairkan. Sedangkan rusak berat yang belum membangun kembali, saat ini sedang dikerjakan sebanyak 253 rumah yang tersebar di beberapa desa/kelurahan.
“Kerja keras dan kerja cepat ini terus dilakukan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Kupang. Meski diperhadapkan dengan berbagai keterbatasan, tidak mengurangi semangat dan upaya kita memberikan pelayan penyaluran dana ini kepada masyarakat,” tandas Semy Tinenti.
Selain itu, kepada masyarakat yang mengalami kendala dapat mendatangi Kantor BPBD Kabupaten Kupang dan akan dicari solusi terbaiknya.
Semy berharap dengan dilakukan tahapan verifikasi validasi ulang atas hasil review APIP BNPB secepatnya segera dituntaskan sehingga dalam kurun waktu secepatnya dana bantuan ini seluruhnya dapat disalurkan kepada masyarakat sehingga masyarakat terdampak badai seroja yang belum terdaftar dalam BNBA (penyintas) dapat segera diusulkan ke pemerintah melalui Badan Nasional Penangulangan Bencana.







