Lebih lanjut, Frans mengatakan, dirinya bersama teman-teman KMPS di Kelurahan Sasi sementara berusaha mencari dana untuk membayar hak para tenaga kerja.
Frans mengaku, selama ini pihaknya sudah membayar uang para tukang secara cicil, bahkan ada 2 orang tenaga kerja hampir selesai dibayar.
“Saya tidak lari dari tanggung jawab sebagai Ketua KMPS untuk menyelesaikan seluruh uang para tukang tersebut asalkan saya dikasih waktu untuk berusaha mencari uang,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, salah satu perwakilan tenaga kerja, Valen Kefi, kepada media ini mengatakan, pihaknya tetap menuntut hak mereka berupa upah yang harus dibayar oleh KMPS.
“Kami tetap menuntut sampai upah kerja kami dibayar sampai selesai, jika tidak maka kami tetap akan berjuang terus,” kata Valen.
Untuk diketahui, mediasi tersebut dilakukan karena sisa upah para tenaga kerja belum dibayar oleh Ketua KMPS, untuk pekerjaan bantuan rumah tekun melayani plus di Kelurahan Sasi, Kota Kefa tahun anggaran 2021 yang bersumber dari APBD TTU. (siu)







