Selain mempersilakan siapa saja yang berminat menjadi anggota Dewan, Ketua DPD Golkar NTT, Melki Laka Lena, juga menegaskan, bacaleg dari Golkar mewakili kelompok milenial (di bawah 45 tahun) sebanyak 40 %, kaum perempuan 40 % dan lainnya 20 %.
Frans Sarong mengingatkan, para bacaleg ini nanti akan disurvai di lapangan guna melihat popularitas dan elektabilitasnya. “Dari situ baru akan terseleksi siapa-siapa yang akan dipilih guna memenuhi 100 persen kuota di setiap dapil. Para caleg nanti juga akan mengikuti Golkar Academy, atau semacam sekolah Golkar, yang tempat dan waktunya akan ditentukan kemudian,” kata Sarong. (den)







