Gubernur Panen Sorgum, Petani Lembata Keluhkan Tidak Ada Mesin Rontok

lembata sorgum2

LEWOLEBA kabarntt.id—Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, Kamis (7/4/2022), melakukan panen perdana sorgum di perkebunan sorgum Parek Walang, Kecamatan Ile Ape, Lembata.

Gubernur Viktor terlihat gembira melakukan panen perdana sorgum di lahan warga itu.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Saat dialog dengan petani,  Gubernur Viktor mendengar keluhan para petani terkait tidak adanya mesin perontok. Tak ayal, para petani mesti merontok sorgum secara manual.

Petani sorgum asal Kelurahan Lewoleba Tengah, Kecamatan Nubatukan, Matheus Liliuak, mengatakan, hasil panen sorgum sudah cukup baik, tapi  mereka tidak punya mesin rontok dan alat pertanian pendukung lainnya.

“Kami dukung program pemerintah, tapi kami rontok manual jadi susah. Banyak yang belum tanam karena mesin rontok dan mesin sosok belum ada,” ungkap Ketua Kelompok Tani Godi Jadi tersebut.

Matheus mengaku sudah dua tahun menanam sorgum. Tahun lalu, produksi panennya bisa mencapai 1 ton. Tahun ini produksinya mencapai 2 ton lebih. Hasil panen tahun lalu kemudian dibawa ke Jakarta dengan harga jual Rp 6.500/kg.

Pengakuan serupa juga diungkap petani lain, Theresia Lengari, dari Kelurahan Selandoro. Theresia meminta gubernur alat pengolah sorgum menjadi tepung sorgum.

Theresia juga menanyakan pasar sorgum dan harga jualnya. Menurutnya,  belum ada kepastian soal pasar sorgum karena masih ditentukan oleh pengusaha.

“Harga masih di bawah standar untuk hasil kerja petani,” katanya.

Gubernur Viktor menerima semua masukan dan aspirasi dari para petani Lembata.

Gubenrur juga menyanggupi semua permintaan alat rontok sorgum dari para petani. Pemprov NTT akan menanggung kebutuhan mesin rontok sorgum tersebut.

“Mesin diatur oleh Kadis Pertanian,” kata Gubernur.

Gubernur berharap tahun depan jagung dan sorgum sudah ditanam di hamparan Parek Walang seluas 5 ribu hektar tersebut.

“Untuk mesin tidak ada masalah, nanti kita penuhi semua,”  tegas Gubernur.  (*/den)

Pos terkait