Yang ketiga, Inche menyentil PT. Flobamor yang mengelola tiket masuk TNK. “Pak Kadis (Kadis Pariwisata NTT) jangan berpikir kami ini apa ya… kami tidak suka dengan PT. Flobamor. Saya kira ukuran kita untuk menilai kinerja jelas, BUMD kah atau OPDkah melakukan kinerja dengan sempurna wajib kita kasih reword (penghargaan) pak. Tapi jika kinerjanya buruk, kita kasih reword menurut saya ada apa?” gugat Inche.
“Pandangan Umum Fraksi tentang LKPJ (Gubernur NTT) tahun 2021 jelas. Semua fraksi kecuali Fraksi Nasdem, minta audit terhadap PT. Flobamor, audit dengan tujuan tertentu. LHP BPK sampai hari ini saja mereka tidak tahu. Saya hadir di komisi 3 dengan PT. Flobamor, saya tanya sama PT. Flobamor soal temuan BPK dia bilang tidak tahu. Saya tanya Biro Ekonomi, kamu kan mengawasi dan membina, juga mereka tidak tahu. Saya tanya keuangan juga tidak tahu kalau ada LHP BPK. Maksudnya apa ini?” tanya Inche.
“PT.Flobamor saja tidak tahu, Biro Ekonomi yang diberi kewenangan mengawasi dan membina tidak tahu. Jadi mau bagaimana? Apalagi kita memberikan tanggung jawab yang besar, saya pikir-pikir ini bagaimana, gunanya apa? Ada apa ini? Saya tidak mau lanjutkan lagi. Hanya tiga cacatan ini untuk eksekutif, mohon supaya Pak Sekda sekali lagi saya minta pengertiannya. Semua yang berkenaan dengan pelaksanaan unsur pemerintah daerah tolong diinformasikan dengan DPRD supaya kami juga tahu,” seru Inche. (np)







