Jadi Andalan Golkar Flotim, Nani Betan Beri Apresiasi

nani betan3

LARANTUKA kabarntt.id—Partai Golkar NTT sudah mengumumkan nama- nama bakal calon bupati-wakil bupati,Walikota-Wakil Walikota Kupang dan Gubernur-Wakil NTT untuk bertarung pada Pilkada 2024 mendatang.

Di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Yosep Sani Betan, ST, atau yang biasa disapa Nani Betan, menjadi satu dari lima nama bakal calon bupati yang dijaring Golkar.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Nani memberi apresiasi kepada Partai Golkar NTT yang menjaring namanya menjadi salah satu bakal calon Bupati Flores Timur.

“Sebagai kader saya  sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada partai karena telah mengakomodir sejumlah nama yang potensial, termasuk saya untuk persiapan Pilkada 2024. Kita terus ikuti dan  berproses dalam seluruh mekanisme dan dinamika partai,” kata Nani Betan kepada kabarntt.id, Sabtu (22/5/2021).

Nani  mengingatkan, 5 nama bakal calon bupati dan 15 nama bakal calon wakil bupati yang dijaring Golkar itu lebih menunjukkan keterbukaan Partai Golkar dalam proses demokrasi pilkada.

“Saya berterima kasih kepada Partai Golkar karena memberi ruang yang terbuka untuk figur-figur yang dipandang baik dan mampu. Jalan masih sangat jauh, ini baru langkah awal.  Konsentrasi saya dan pengurus dari kabupaten hingga desa dan kelurahan adalah konsolidasi partai,” tegas Nani.

Berikut nama-nama bakal calon Bupati Flores Timur :

  1. Yosep Sani Betan
  2. Agustinus Payong Boli
  3. Maria Goreti Tokan
  4. Anton Doni Dihen

Stefanus Ola Demon

Nama-nama bakal calon Wakil Bupati Flores Timur :

  1. Ignas Boli Uran
  2. Adam Beda Sabon
  3. Adrianus Sintu Kelen
  4. Laurensius Leba Tukan
  5. Anton Wukak Sogen
  6. Syarifudin Abas
  7. Eusabianus Niron
  8. Ola Mangun Kanisius
  9. Gregorius Tuan Tana
  10. Aplonia Korebima
  11. Valentinus Sama Tukan
  12. Petrus Pema Liku
  13. Bernadus Beda Keda
  14. Theodorus Ama Hadjon
  15. Dominikus Demon

Mantan Ketua DPRD Flores Timur ini mengharapkan semua  yang dijaring  namanya akhirnya mesti realistis dengan keadaan dan kondisi akhir untuk kepentingan Partai Golkar.

Pos terkait