Jelang Kunjungan Paus, Dua Titik Perbatasan Timor Leste Ditutup Hingga 11 September 2024

IMG 20240901 175603

KEFAMENANU kabarntt.id — Jelang kunjungan Paus Fransiskus pada September ini, Pemerintah Timor Leste menutup dua titik perbatasan darat.

Penutupan ini dikarenakan berkaitan dengan kunjungan Paus Fransiskus ke Timor Leste dan merayakan misa di Tasitolu.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dua titik perbatasan darat yang ditutup tersebut yakni, Salele ( Covalima) counter part PLBN Motamasin) dan Pos Sakato (counter part PLBN Wini)
Sakato (Oecusse) dan Oesilo.

Penutupan dua titik perbatasan darat tersebut mulai hari ini hingga 2 Minggu kedepan (1-11 September) berdasarkan surat edaran dari Pemerintah Timor Leste melalui Kementerian Dalam Negeri (MI-Tetun).

Dalam rapat Koordinasi pada Jumat 30 Agustus di Aula lantai III Gedung Utama PLBN Motaain, antara Stakeholder yang bertugas di PLBN Motaain Indonesia-Pos Integrado Batugade dalam rangka Pelayanan Perlintasan bagi Peziarah yang akan menghadiri Misa Agung Kunjungan Paus Fransiskus, SJ di Timor Leste.

Rapat tersebut memutuskan menutup pos lintas batas antar dua negara di Salele dan Sakato. Selanjutnya akses masuk ke Timor Leste melalui pintu masuk resmi bagi Peziarah yang hendak mengikuti kunjungan Bapak Paus Fransiskus, SJ, di Tasitolu, Timor Leste adalah PLBN Motaain – Pos Batugade sesuai Keputusan Mendagri Timor Leste.

Rapat ini dihadiri Pejabat pengawas BNPP PLBN Motaain dan CIQS PLBN Motaain antara lain dari Timor Leste, diwakili, Director Geral SNIE dan CIQS Pos Integarado Batugade

Menurut Administrator PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, S. STP bahwa ada beberapa ketentuan yang diputuskan antara lain pada 1-7 September 2024, perlintasan orang dan barang masih diijinkan dengan ketentuan bahwa pelintas biasa dapat diijinkan melintas ke Timor Leste namun hanya dikhususkan bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Timor Leste serta perlintasan barang (Ekspor/Impor) diijinkan.

Pos terkait