Jelang Kunjungan Paus, Dua Titik Perbatasan Timor Leste Ditutup Hingga 11 September 2024

IMG 20240901 175603

“8 -11 September 2024, perlintasan orang hanya dikhususkan bagi Peziarah yang sudah terdata di Keuskupan Atambua dan Keuskupan Kupang sedangkan Perlintasan Barang (Eskpor/Impor) dihentikan untuk sementara,” ungkapnya via telpn, Sabtu (31/8/2024).

Dijelaskan bahwa Pemeriksaan dokumen Keimigrasian, Kepabeanan dan Kekarantinaan bagi para Peziarah khususnya pada tanggal 8 – 11 September 2024, sebagai berikut:

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!
  1. Pemeriksaan dokumen Keimigrasian akan dilakukan bersamaan oleh Petugas Imigrasi kedua negara (Indonesia dan Timor Leste) di PLBN Motaain saat Keberangkatan dan akan dilakukan di Pos Batugade saat Kepulangan, dalam rangka memperlancar perlintasan Peziarah;
  2. Pengurusan administrasi Kendaraan Peziarah di Pos Batugade, Timor Leste, tidak dikenakan Biaya;
  3. Barang bawaan Peziarah pada saat kepulangan ke Indonesia :
  • Produk hewan, ikan, dan tumbuhan, batas maksimal per paspor adalah 2 Kg, termasuk benda padat dan 2 liter untuk benda cair, tidak diperbolehkan membawa produk olahan daging babi dan daging sapi;
  • Minuman beralkohol hanya dibolehkan 1 Botol per paspor.

Sementara itu 1 September 2024, Pengelola PLBN Motaain melalui Satuan Pengamanan akan mendata seluruh pelintas yang bertujuan ke Timor Leste untuk memastikan jumlah pasti Peziarah yang pergi ke Timor Leste secara Mandiri.

Dikatakan Pemerintah Timor Leste mengijinkan semua bentuk dukungan kepada Peziarah dari Indonesia seperti Mobil Ambulance, Mobil Box Makanan dari Indonesia serta Peziarah dijinkan membawa Bendera Merah Putih sebagai identitas

Pos terkait