Linus juga meminta Dinas Kesehatan untuk mendata seluruh anak-anak di panti asuhan untuk memastikan mereka terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan agar mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai. Guna mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan anak-anak, Linus dalam kesempatan itu juga memerintahkan agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi seluruh anak panti asuhan guna memastikan hak-hak administratif mereka terpenuhi.
Pengelola Panti Asuhan Bhakti Luhur, Suster Asri, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Pj. Wali Kota. “Kami bersyukur Pemkot Kupang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga langsung merespons permasalahan yang kami hadapi. Semoga ini segera terealisasi,” ujarnya.
Penanggung jawab Panti Asuhan Generasi Pengubah, Marselina Laba, juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah. “Perhatian seperti ini sangat kami harapkan untuk memastikan anak-anak panti mendapatkan hak dan fasilitas yang mereka butuhkan,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Linus Lusi memberikan pesan inspiratif kepada anak-anak panti untuk terus semangat mengejar cita-cita. “Kalian adalah masa depan bangsa ini. Pemerintah akan terus mendukung agar kalian dapat berkembang dan meraih impian,” tambahnya.
Melalui kegiatan Berbagi Kasih ini, Pemkot Kupang menegaskan komitmennya tidak hanya dalam memberikan bantuan, tetapi juga memastikan setiap anak, terutama yang berada di panti asuhan, mendapat perhatian dan dukungan yang layak untuk kesejahteraan dan masa depan mereka. (prokopim kota kpg/devi alexandra/eman hala/dedy Irawan)







