KUPANG kabarntt.id—Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Kecamatan Alak, Kota Kupang selalu menjadi tempat yang tidak nyaman bagi warga Alak dan sekitarnya akibat bau dan asap. Banyak warga setempat jadi korban, terutama gangguan pernapasan.
Kondisi ini akan menjadi perhatian khusus calon Walikota-Wakil Walikota Kupang, Jonas Salean-Alo Sukardan.
Jonas Salean mengemukakan hal tersebut saat melakukan kampanye dan tatap muka di Kelurahan Alak, Rabu (23/10/2024), malam. Hadir puluhan warga Alak.
“Jika saya dipilih dan dipercayakan lagi untuk pimpin kota ini, di sini saya prioritaskan untuk benahi TPA karena sering terjadi kebakaran di sini. Ya, mungkin karena tidak diperhatikan secara serius lagi, saya akan fokus untuk benahi, agar warga di sekitarnya nyaman dan aman untuk mengais di TPA,” tegas Jonas.
Menurut mantan Sekda Kota Kupang itu, pengangkutan sampah dari TPS ke TPA membutuhkan waktu yang cukup lama, karena petugas kebersihan mengais sampah dan memisahkan sampai di TPS. Seharusnya yang melakukan itu warga yang berada di TPA karena memang mereka mencari nafkah di TPA.
“Nanti saya akan larang seluruh petugas kebersihan, mereka tidak boleh ngais-ngais di tempat pembuang sampah. Jika ketahuan kita akan berikan sanksi. Jadi semua sampah dari TPS disekop ke truk pengangkut sampah. Yang bikin lama itu karena mereka ngais-ngais itu kasih pisah plastik, pisah gardus, pisah besi, itu yang bikin lama dalam mengangkut sampah. Padahal itu tugas mama-bapa yang ada di TPA,” ungkapnya.







