Petrus berharap agar seluruh PPS terlantik dapat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh sesuai dengan sumpah janji serta pakta integritas yang gelah diucapkan.
“PPS harus bersikap netral dan tidak memihak golongan tertentu, tidak terlibat politik praktis misalnya ikut mengarahkan masyarakat untuk memilih pasangan tertentu atau memfasilitasi pasangan tertentu untuk memuluskan pelaksanaan kampanye, tidak boleh tergiur dengan iming-iming dari oknum yang ingin menghancurkan pesta demokrasi,” katanya.
ketua KPUD TTU juga mengajak ke- 579 Anggota PPS terlantik untuk tetap meningkatkan kerja sama tanpa mengabaikan aturan yang berlaku melalui koordinasi dan komunukasi dengan sesama rekan kerja, para Pengawas, Pemerintah serta para tokoh masyarakat setempat demi menunjang tugas dan kewajiban dalam menyukseskan pilkada serentak di masing-masing wilayah kerja.
“Saya mengajak seluruh ke- 579 anggota PPS untuk pemilihan serentak tahun 2024 agar menunjukan eksistensi diri sebagai pribadi yang prefesional dan berintegritas serta menjadi contoh yang baik bagi orang lain dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sehingga Pilkada boleh terlaksana dengan sukses dan demokratis,” tuturnya.
Hadir dalam acara pelantikan anggota PPS tersebut, Anggota KPU TTU, Yohanes Baptista Dela Saleh Funan, Paulinus Tanii, Erwina R. Atitus dan David Charles Bani, Ketua Bawaslu TTU, Martinus Kolo, Anggota Bawaslu TTU, Happy Oktavia, Rohaniwan pendamping, perwakilan Dandim 1618 TTU serta para Kasubag dan Staf sekretariat KPU TTU. (Siu)







