Kisah Sukses Dari Noebaun, Terima Kasih Bank NTT

Bank ntt Desa Binaan TTU
Juri Stenly Boymau bersama Pj Kepala Desa Noebaun, Apriana Ninu, Yosef Juan Heli selaku ketua kelompok tani dan warga setempat, berpose di kebun petani. Foto: Tim Bank NTT

Ninu  menambahkan, Noebaun juga memiliki tanah yang subur. Warga sebenarnya tak perlu merantau ke luar daerah merenda hidup. Ninu bahkan menyarankan warganya yang hendak menjadi TKI ke luar daerah untuk datang dan belajar dari usaha yang dibangun oleh Yosef Juan Heli. Ada 401 KK di desanya. Hampir semuanya adalah petani.

“Saya motivasi warga untuk jangan lagi kerja jadi buruh di luar. Kan di sini ada Bank NTT yang siap membiayai kita. Nah, Bank NTT ini tidak sama dengan bank lain. Ini yang kami rasakan. Petugasnya ramah dan mereka memberi solusi. Seperti pendampingan waktu tanam, membantu dalam kemasan hingga penjualan. Mereka datangkan pembeli,” tutur Ninu serius.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ninu merasa senang. Sumringah.  Karena ibu-ibu sudah terlibat dengan beraneka kerajinan, baik tenunan, gerabah, maupun tanaman hortikultura.

Ninu mengakui, masyarakat butuh panutan dan mereka sudah melihat keberhasilan warga. Inilah motivasi terbaik bagi mereka untuk memulai.

Sementara Ketua Kelompok Pelita Hati, Josef Juan Heli, punya kisah.  Kepada juri, Josef mengisahkan bahwa dia memulainya ketika sedang berada di SoE. Saat itu dia direkrut sebuah LSM internasional yang punya program pendampingan terhadap generasi muda.

Setelah dikaji, maka program pertanian holtikultura sangat tepat sehingga Yosef menjadi salah satu anggota. Lalu dia kembali ke Kefamenanu. Tepatnya Noebaun untuk memulai usahanya. Kebunnya yang tak begitu luas digarapnya. Tak sejengkalpun dia lepas. Semua ditanami aneka tanaman sayuran maupun buah-buahan dengan pola taman menggunakan sistem irigasi tetes.

Pos terkait