“Kelompok tani ini hendaknya menjadi embrio untuk lahirnya kelompok yang lain. Jangan takut untuk memulai. Bank NTT siap menjadi mitra. Kita punya fasilitas kredit yang murah, tanpa agunan dan tanpa bunga. Tidak hanya di situ, Bank NTT akan terus mendampingi pada packaging hingga penjualan. Jangan ragu. Kita ada banyak iven dan selalu melibatkan UMKM sebagai mitra, sehingga kami bisa pastikan bahwa seluruh hasil pertanian atau produknya akan laku karena difasilitasi dengan pembeli,” jelas konsultan Humas Bank NTT ini.
Bank NTT, menurutnya, memfasilitasi petani agar produknya masuk ke kanal-kanal penjualan yang dijual secara online dengan harga bersaing.
“Kelebihan kelompok ini adalah menjual hasil pertanian dengan pupuk organik. Nah, ini perlu dikampanyekan kepada publik bahwa kita menjual sayuran serta aneka buah-buahan sehat, tanpa pupuk kimia. Masyarakat diedukasi mengonsumsi makanan sehat, apalagi letak usaha ini di jalur Jalan Timor Raya atau Trans Timor. Tentu ini sangat memudahkan pemasarannya,” ujar mantan Pemred Jawa Pos Group ini. (tim/den)







