LABUAN BAJO kabarntt.id—Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, menyebut beberapa manfaat keketuaan ASEAN bagi Indonesia.
Manfaat keketuaan ASEAN bagi Indonesia itu antara lain manfaat ekonomi, manfaat regional dan manfaat global.
Di bidang ekonomi, sebut Johnny Plate kepada wartawan pada media gathering di Hotel Jayakarta, Labuan Bajo, Selasa (2/5/2023) malam, antara lain mendorong roda perekonomian nasional di berbagai kota di seluruh Indonesia.
Juga, sebut Johnny, menjadi momentum untuk memperlihatkan kemajuan pembangunan Indonesia dan menjadi daya tarik investasi asing ke Indonesia.
Sementara manfaat di bidang regional dan global, kata Johnny, antara lain peningkatan pengakuan dunia atas kemampuan Indonesia dalam memimpin arsitektur kawasan dan manfaat kepada masyarakat.
“Pengakuan itu melalui pengelolaan kerja sama ekonomi intra ASEAN dan mitrakawasan, kesiapan masyarakat ASEAN dalam penguatan pemulihan ekonomi dan menjadikan Asia Tenggara sebagai world’s engine of sustainable growth; kontribusi ASEAN terhadap rakyat yang menekankan pada integrasi dimensi pembangunan sosial dan kelestarian lingkungan; penguatan masyarakat, khususnya kapasitas masyarakat pedesaan dan generasi muda, serta penguatan pelindungan bagi pekerja migran dan penyandang disabilitas,” urai Johnny.
Media gathering itu diikuti puluhan pemimpin redaksi media nasional, 7 pemimpin redaksi media lokal NTT dan sejumlah wartawan lokal di Labuan Bajo.
Johnny Plate didampingi Kepala Staf Presiden, Jenderal (TNI) Moeldoko, dan Sekretaris Mengeri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani. Acara itu dipandu Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Usman Kansong.
KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo akan digelar 10-11 Mei 2023. Tema kegiatan ini yakni ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.
Dengan tema ini, sebut Johnny, dimaksudkan untuk “Menjadikan ASEAN resilient :barometer kerja sama yang dapat memberi kontribusi bagi perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan kawasan dan dunia.”
Indonesia sudah lima kali menjabat ketua ASEAN. Masing-masing tahun 1976, 1996, 2003, 2011 da n 2023. (den)







