Pantai Kawona, Sumba Barat Daya Hasilkan 43 Jepretan Kamera

SBD Pantai Kawona

URUSAN keindahan pantai, Sumba Barat Daya  (SBD) jadi salah satu kabupaten di NTT yang harus disebut. Di kabupaten ini terdapat beragam pantai yang indah mempesona.

Hampir seluruh garis pantai SBD penuh dengan hamparan pasir putih. Pantai Mananga Aba, misalnya, mempunyai kualitas pasir lebih baik dibanding pasir di Pantai Kuta, Bali.

Tetapi pantai di SBD tidak hanya Mananga Aba. Banyak pantai yang indah dan memanjakan mata. Salah satu pantai yang jadi favorit adalah Pantai Kawona. Pantai Kawona belakangan jadi pesohor karena indahnya. Pantai Kawona berbeda dengan pantai-pantai umumnya.

Bedanya pasir di dasar laut Pantai Kawona rata. Tidak langsung terjal dan dalam seperti umumnya pantai.  Itu sebabnya, Pantai Kawona seperti kolam renang. Cocok untuk mandi dan berenang seperti di kolam.

Tuah Pantai Kawona memicu pemilik Kawona Beach Club, Yus Bora, ST., M.Si, menggelar lomba foto model. Tajuk lombanya menantang: Beauty of Kawona Beach. Lomba ini sekaligus jadi ajang promosi pariwisata SBD ke dunia luar.

Ketua Panitia Lomba Foto Model  Beauty of Kawona Beach, Risma Dewi Purwita, saat bincang-bincang dengan media ini mengatakan Pantai Kawona memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan pantai-pantai yang lain.

“Kalau di Kawona Beach ini datar dan cocok untuk berenang seperti kolam renang. Cuma bedanya di laut. Kemudian di sini bukan cuma prioritas untuk orang yang bermain dan berenang, tetapi di sini juga ada tempat berkumpul keluarga atau komunitas yang lain karena di sini ada tempat duduk, pendopo dan lain-lain yang dibutuhkan untuk keluarga bersantai,”  urai Risma, Minggu (31/10/2021), di Pantai Kawona SBD.

Risma memastikan lomba foto model ini merupakan ajang untuk mempromosikan pariwisata Sumba umumnya dan SBD khususnya. Lomba foto ini sekaligus juga menjawab kebijakan Menteri Pariwisata dimana Indonesia membuka diri dalam bidang pariwisata.

Ia berharap lomba foto model di daerah-daerah potensi wisata ini bisa berkelanjutan, sehingga dunia luar semakin mengetahui aset dan potensi wisata yang dimiliki SBD melalui ajang-ajang resmi seperti lomba foto model.

Risma berharap ada kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah (Dinas Pariwisata) dalam mempromosikan pariwisata di SBD. “Karena kita bukan hanya merangkul orang lokal saja,  tetapi bisa membawa nama SBD dengan kegiatan-kegiatan yang lebih besar serta ada upaya promosi bersama pemerintah dan swasta,” katanya berharap.

Risma sadar Dinas Pariwisata sudah mempunyai program sendiri untuk membangun dan mempromosi wisata SBD.  “Tetapi akan lebih bagus apabila ada kolaborasi antara pemerintah dan swasta, sehingga jangkauannya lebih luas lagi,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Kadin SBD,  Yosef Yanward Uma Kalada, yang turut hadir dalam pengumuman hasil Lomba Foto Model Beauty of Kawona Beach tersebut. Yosef  melihat lomba foto model ini merupakan hal baru yang dilakukan di SBD.

Yosef juga melihat ada banyak potensi dari anak-anak muda saat ini untuk tampil dalam lomba foto model ini. Kegiatan ini perlu didukung karena mempunyai dampak positif dalam upaya promosi wisata di SBD.

“Lomba foto model ini sangat positif untuk mendukung pariwisata. Ke depan kita siap dukung hal-hal positif semacam ini agar anak-anak muda ikut berperan dalam upaya promosi wisata di SBD,” tuturnya.

Yosef menegaskan, memajukan dunia pariwisata SBD merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan swasta, sehingga ke depannya SBD semakin maju dan mempunyai daya saing dalam dunia pariwisata.

Lomba Foto Model Beauty of Kawona Beach diikuti oleh 43 peserta. Terpilih  3 juara favorit dan 10 juara foto model berdasarkan penilaian para juri. Para peserta sangat antusias mengikuti lomba ini. (ota)

Pos terkait