Pasien Covid-19 Diisolasi di Rumah, Para Tetangga Resah

Mabar keluarga covid 19

LABUAN BAJO kabarntt.id–Beberapa warga Kampung Datak, Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), cemas dan resah karena bertetangga dengan pasien Covid-19.

Marsel, salah seorang tetangga pasien tersebut via telepon, Senin (24/8/2020) malam, menuturkan sudah hampir satu bulan lamanya pasien Covid-19 tersebut hanya dikarantina mandiri di rumah.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Itu sebabnya Marsel dan keluarganya merasa sangat cemas bila terpapar Covid-19 dari pasien tersebut.

“Kami dan keluarga sangat takut dan cemas, apa lagi tetangga berdekatan. Kecemasan itu semakin menjadi ketika ada interaksi, yaitu pasien dan anggota keluarga yang juga reaktif rapid test datang menimba air di salah satu sumur warga. Sementara sumur tersebut merupakan tempat timba air beberapa warga sekitar, termasuk saya dan keluarga,” tutur Marsel.

Marsel mengaku ada rasa takut dan cemas. Dia melihat ada kesan pembiaran oleh pemerintah.  Marsel mempertanyakan apakah dirinya dan keluarga dijadikan sampel percobaan?

“Harap pemerintah tolong dengar keluhan kami, agar pasien bersama keluarganya segera diisolasi di rumah sakit. Jangan ada pilih kasih dalam penanganan pasien Covid-19,” tegasnya.

Keluhan yang sama juga disampaikan Yoakim Paja,   yang  rumahnya hanya berjarak 4 meter dengan rumah pasien. Yoakim bahkan mendengar langsung curahan hati san pasien positif Covid-19.

Saat itu, tutur Yoakim dirinya berpapasan dengan pasien di sumur miliknya. Si pasien bercerita jika dirinya divonis positif oleh Tim Gugus Covid-19 Manggarai Barat karena transmisi lokal.

Pos terkait