Pasien Covid-19 Diisolasi di Rumah, Para Tetangga Resah

Mabar keluarga covid 19

Ia juga menjelaskan pihak puskesmas sendiri sudah berkoordinasi dengan gugus tugas di Labuan Bajo. Malah pernah mengantar si pasien via ambulans. Akan tetapi, dari gugus tugas disarankan untuk isolasi mandiri di rumah.

Sementara itu tim Gugus Tugas Covid Manggarai Barat, melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Manggarai Barat, Yohanes Johan, Amd mengatakan, pasien positif  berinisial MS sempat datang menghadap dirinya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Kemarin pasien MS bersama anggota keluarga berjumlah 3 orang yang juga reaktif rapid test  datang menghadap. Namun terhadap mereka saya jelaskan,  sesuai revisi protap Covid-19 terbaru, tepatnya di revisi Nomor 5 tentang Tatalaksanaan Pengendalian Covid-19, orang yang terkonfirmasi positif dengan tidak ada gejala bisa diisolasi mandiri di rumah,” kata Johan.

 

Di revisi terbaru itu, jelas Johan, ada berbagai istilah yang sudah berbeda, seperti suspect dan terkonfirmasi. Suspect  adalah pasien positif swab test Covid-19 mengalami gangguan pernapasan disertai suhu badan meninggi. Sedangkan terkonfirmasi ada 2 jenis seperti sindromatic yaitu ada gejala dan non sindromatic (tanpa gejala).

“Yang tanpa gejala ini bisa dilakukan isolasi di rumah. Di Manggarai Barat sendiri hal ini merupakan sesuatu yang baru. Jika kita pakai cara lama, berarti kita harus buatkan perencanaan baru termasuk anggaran dan lain-lain,” ujarnya.

Untuk saat ini, jelas Johan, gugus tugas mencoba menerapkan revisi terbaru. Sementara ia tidak menampik bilamana ada warga yang komplain, silahkan diantar ke tempat karantina di Labuan Bajo.

Pos terkait