Karena itu Ewalda berharap setelah mapenta pun seluruh anggota di Pemuda Katolik Komcab Kupang dapat terus bertambah.
Turut hadir saat itu Romo Maksi Unbria selaku Pastor Moderator, Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Bernadinus Mere dan Sekretaris Pemuda, Katolik Komisariat Daerah (Komda) Provinsi NTT, Yuven Tukung.
Yuven Tukung menyebut Pemuda Katolik Komda NTT dan Komcab Kota Kupang akan berjalan beriringan selalu membangun bangsa.
Anggota DPRD Kota Kupang itu menyebut Pemuda Katolik Komda NTT melihat potensi lebih dari Komcab Kota Kupang karena ini adalah miniatur NTT yang memiliki berbagai suku, etnik dan budaya.
“Anggota Komcab Kota Kupang dengan sendirinya punya tiket untuk dapat memimpin organisasi di daerah-daerah,” kata Yuven.
Sementara Romo Maksi Un Bria selaku Pastor Moderator, menyebut Gereja memberikan dukungan dalam pengembangan kaderisasi organisasi ini karena dapat membuka relasi di luar Gereja yang memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Umat Katolik, kata dia, perlu bertanggung-jawab terhadap keutuhan Republik Indonesia yang dibangun dengan ideologi Pancasila.
“Gereja mengajak pemuda untuk bergabung dengan pemuda Katolik Komcab Kota Kupang untuk mendapatkan motivasi dan penguatan nilai-nilai kebangsaan dan kristiani,” tegas Maksi.
Acara ini dibuka Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, melalui staf ahli, Bernadinus Mere.
Wali Kota menyebut Pemerintah Kota Kupang tentunya mendukung rakercab ini yang dapat berdampak pada pelayanan masyarakat dan terintegrasi dengan program pemerintah.







