Penjabat Wali Kota Kupang Buka FGD Pembentukan Proklim

kota kupang fgd
Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh, memberi sambutan pada FGD Proklim di Kota Kupang, Rabu (28/9/2022)

“Kita memang perlu konsep, masukan dari para akademisi dan pemangku kepentingan. Tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, baru lingkungan kita bisa berubah. Kalau tidak kita hanya berangan-angan saja,” tegasnya.

Langkah konkret juga, kata Geoge, perlu dilakukan dalam rangka mewujudkan mimpi menjadikan Kota Kupang sebagai kota yang bersih dan indah.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ibu Dra. Sri Tantri Arundhati, M.Sc, dalam pemaparannya menjelaskan Program Kampung Iklim akan menjadi hasil adaptasi untuk menilai  kerentanan suatu wilayah terkait perubahan iklim, seperti kekeringan atau ketahanan pangan dan mengambil aksi untuk bisa menyesuaikan kehidupan masyarakat dengan perubahan iklim.

Sedangkan kegiatan mitigasi meliputi mengelola sampah limbah padat dan cair, penghematan energi, menciptakan atau meningkatkan penutupan vegetasi dan lain sebagainya yang mendukung untuk mengurangi dampak dari perubahan iklim terhadap suatu wilayah.

Lebih lanjut dikatakannya, keberadaan lokasi Program Kampung Iklim menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam penilaian Adi Pura.

Menurutnya. Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya pengendalian iklim di tingkat global dengan menaruh target pengurangan emisi dari sebelumnya dengan upaya Indonesia sendiri 29% menjadi 31.89% di tahun 2030 nanti.

Sementara jika dengan bantuan internasional Pemerintah Indonesia menargetkan pengurangan emisi hingga 43.2% dari sebelumnya 41%.

Pos terkait