Lebih lanjut dikatakannya, Penjabat Walikota Kupang telah meminta dukungan dari sejumlah pimpinan perbankan untuk mendukung upaya penanganan sampah di Kota Kupang yang dapat diwujudkan melalui bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR).
Penjabat Wali Kota Kupang bersama jajaran selama 2 minggu ini telah melakukan kunjungan ke 8 kelurahan guna mendengarkan keluhan serta aspirasi masyarakat secara langsung.
Fahrensy berharap perangkat daerah terkait yang ikut serta segera menindaklanjuti masukan serta keluhan dari masyarakat.
Fahrensy Sekda arahannya juga mengingatkan jajaran pemkot tentang penanganan stunting di Kota Kupang yang juga menjadi perhatian pemerintah provinsi dan pusat.
Fahrensy menyebutkan bahwa untuk penanganan stunting Penjabat Wali Kota sendiri telah meminta dukungan organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) untuk turut terlibat membantu menekan angka prevalensi stunting di kelurahan, melalui sosialisasi dan pelayanan medis sekaligus untuk mengedukasi masyarakat tentang stunting. Jika kolaborasi itu dapat diwujudkan maka diharapkan dalam kurun waktu 2 tahun angka stunting di Kota Kupang dapat ditekan.
Menyoal kebersihan lingkungan yang tengah digalakkan, Fahrensy mengatakan Penjabat Wali Kota Kupang beberapa waktu lalu telah mencanangkan lomba kebersihan di tingkat PAUD, SD, SMP, OPD dan kelurahan serta kecamatan untuk menjaga konsistensi seluruh komponen Pemkot Kupang untuk memberi contoh dan memotivasi masyarakat ikut menjaga dan melestarikan kebersihan lingkungan di Kota Kupang. (pkp_feb/nt)







